Senin, 24 Maret 2014
Selasa, 21 Januari 2014
Bagan Sistem Informasi SDM
MODEL SISTEM
INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA
Penjelasan :
Sistem informasi
sumber daya manusia memperoleh data-data dari berbagai sumber. Data-data yang
masuk berasal dari sumber internal (Sinformasi Akuntansi dan Subsistem
Penelitian SDM) dan sumber eksternal (Subsistem Inteligen SDM). Kemudian semua
data dimasukan ke dalam suatu database yang nantinya akan dikelola menjadi
sebuah informasi yang lebih bermanfaat. Informasi yang telah dihasilkan
kemudian dimanfaatkan oleh Subsistem Angkatan kerja, Subsistem Perekrutan,
Subsistem Manajemen Angkatan Kerja, Subsistem Kompensasi, Subsistem Tunjangan,
dan Subsistem Pelaporan Lingkungan untuk disalurkan atau diberikan kepada para
pemakai yang membutuhkan informasi tersebut.
SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
SISTEM
INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
Hubungan
antara teknologi dan sumber daya manusia sangat erat kaitannya. Dengan
berkembangnya teknologi maka akan mengefisiensikan tenaga manusia dalam proses
operasi suatu perusahaan. Dalam hal ini harus ada sinkronisasi antara tenaga
kerja manusia dengan perkembangan teknologi supaya peran tenaga manusia tidak
tergantikan oleh teknologi yang ada.
Melihat
hal tersebut harus adanya peningkatan kualitas para karyawan dalam bekerja
yaitu mampu berinovasi dan berkreasi dalam pekerjaannya agar sumber daya manusia
(tenaga kerja) tidak tergantikan oleh teknologi yang semakin hari semakin
berkembang.
Aktifitas
bisnis dalam suatu perusahaan digerakan oleh tenaga kerja yang memiliki
pemahaman terhadap pengolahan bisnis tersebut. Sumberdaya manusia dalam hal ini
tenaga kerja menjadi syarat utama dalam mengoprasikan perusahaan.
Pengolahan sumber daya manusia yang tepat
menjadi bagian yang sangat penting karena apabila proses perekrutan tenaga
kerja dilakukan tidak tepat, maka dikemudian hari akan menjadi masalah tersendiri
bagi perusahaan.
SUMBER
DAYA MANUSIA
Bagian
atau unit yang biasanya mengurusi SDM (Sumber Daya Manusia) adalah departemen
sumber daya manusia atau dalam bahasa Inggris disebut HRD atau Human Resources
Departement.
Departemen
Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab :
1.
Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
2
. Seleksi tenaga kerja / Selection
3.
Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and Evaluation
4.
Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and Protection
5.
Jenjang karir
SISTEM
INFORMASI PSIKOLOGI
Sekarang ini banyak tersedia website Sumber
Daya Manusia terutama proses pencarian tenaga kerja On-Line, website tersebut
dapat meningkatkan efisiensi proses pencarian tenaga kerja serta meningkatkan
proses penempatan tenaga kerja dengan lowongan kerja yang sesuai dengan
keahliannya.
KELEBIHAN
Bagi
perusahaan :
1.
Tidak terbatas waktu, ruang dan tempat. Wawancara dapat dilakukan dimana saja
dan kapan saja diperlukan.
2.
Perusahaan lebih mudah mendapatkan pegawai/ staff yang sesuai dengan kriteria
perusahaan.
3.
Menghemat biaya operasional kantor untuk menyeleksi karyawan.
4.
Dokumen-dokumen calon karyawan tidak menumpuk sia-sia di tempat penyimpanan
data HRD sehingga tidak ada resiko kehilangan ataupun tertinggal.
5.
Data pencari kerja dapat disimpan dalam waktu yang lama dan dapat dibuka
sewaktu-waktu dibutuhkan.
Bagi
Calon Karyawan :
1.
Peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang diimpikan lebih besar (terutama apabila
ada perusahaan yang membutuhkan karyawan dengan keahlian khusus).
2.
Dapat membuka peluang digunakannya interview secara real time (langsung)
sehingga menghemat waktu dan biaya, karena saat interview tidak harus
berhadapan langsung dengan interviewer.
KEKURANGAN
Bagi
perusahaan/ penyedia kerja :
1.
Tidak berhadapan langsung dengan pencari kerja, sehingga tidak dapat terlihat
jelas sikap, postur tubuh dan kepribadiannya.
2.
Resiko sambungan internet terganggu (respon jaringan lambat) sehingga wawancara
tidak lancar (apabila wawancara secara real time).
3.
Resiko database karyawan/ pencari kerja rusak atau hilang akibat adanya
serangan virus atau hacker.
4.
Resiko data yang diberikan calon pekerja tidak terbukti kebenarannya.
Bagi
pencari kerja :
1.
Tidak dapat menampilkan sisi yang terbaik dari diri mereka, seperti yang biasa
muncul pada wawancara langsung.
Sumber-sumber
Anonim. Definisi Sistem Informasi.
http://www.nicdesain.net/getfile.php?id=4. Diakses pada 19 Februari 2011.
Anonim. Sumber Daya Manusia Informatika.
http://www.elearning.unimal.ac.id/upload/materi/SDM_Informatika.doc. Diakses
pada 19 Februari 2011.
Farchan. Sumber Daya Manusia.
http://organisasi.org/makalah-tentang-perekrutan-tenaga-kerja-dasar-dasar-bisnis-oleh-farchan-ipb.
Diakses pada 20 Februari 2011
Rabu, 13 November 2013
contoh model sistem perusahaan - softskill
contoh model sistem perusahaan - softskill
Model
system perusahaan
Definisi
:
Model, dapat di katakan adalahr encana,
representasi, atau deksripsi yang menjelaskan suatu objek,system,atau konsep
yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Berikut inijenis-jenis
dari model, Model adalah penyederhanaan (abstraction) dari
sesuatu. Model juga merupakan perwakilan sejumlah objek atau aktivitas yang
disebut dengan entitas (entity). Biasanya manajer menggunakan model untuk
memecahkan suatu masalah.
4 jenis Model Sistem Umum Dasar,yakni:
1.
Model Fisik, Suatu Gambaran
Entitasdalam bentuk 3 dimensi,maksudnya ialah berupa Keberadaan yang Nyata.
2.
Model Naratif, Suatu Gambaran
entitasyang di ucapkan secara Lisan atau Tulisan,maksudnya Keberadaan atau
aktifitasyang di lakukan berupa dengan ucapan/perkataan dan secara tertulis.
3.
Model Grafik, Suatu Gambaran
entitasdengan sejumlah garis atau symbol,maksudnya keberadaan atau aktifitas
denganmenggambarkan dari sejumlah garis-garis atau menggunakan symbol
dalam fungsi tertentu untukmemberikan penjelasan.
4.
Model Matematika, Suatu
Gambaranentitas dengan menggunakan ketelitian,maksudnya ialah harus bisa teliti
dalammenjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.
Model
juga memiliki Kegunaan,berikutini adalah beberapa kegunaan Model:
1.
Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih
sederhana dari padaentitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika
elemen-elemennya danhubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
2.
Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver
mengerti entitasnya,pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.
3.
Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam
menggambarkan entitas membuatmodel matematika dapat memberikan kemampuan yang
tidak dapat disediakanmodel-model jenis lain.
Konsep Dasar Model
Sistem Umum pada Perusahaan.
Konsep Dasar Model
menggunakan Sistem Konseptual, yakni sebagai system terbukadapat mengendalikan
operasinya sendiri,sebagian tidak. Pengendalian dicapaidengan menggunakan
lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatujalur bagi
sinyal-sinyal dari system ke mekanisme-mekanisme pengendalian dandari mekanisme
pengendalian kembali ke system.Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat
yang menggunakan sinyal-sinyal umpanbalik untuk mengevaluasi kinerja system dan
menentukan apakah tindakanperbaikan perlu dilakukan.
Contoh dari
mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan,yangmenggunakan dimensi
Informasi:
1.
Relevansi, informasi yangharus berkaitan langsung
dengan masalah yang dihadapi.
2.
Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian
disitu juga nilai yangakan di dapat semakin baik.
3.
Kelengkapan, informasi yang menyajikan gambaran
secara lengkap darisuatu masalah yang sangat dibutuhkan.
Penggunaan Model
Sistem Umum.
Contohnya Yakni
seperti Pasar swalayan
Arus Material:
barang-barang yang akandijual.
Arus Personil :
Manajer took,pegawaigudang,kasir.
Arus Uang:
Pemasukan yang disediakanoleh pembeli dan Pengeluaran kepada pemasok,pegawai
dan pemilik.
Sumber daya mesin :
Lemaripendingin,kotak peraga,rak-rak,dan computer.
Proses
transformasi: PembungkusanBarang,mengatur barang di rak.
Elemen manajemen
system konseptual:Manajer Toko dan asisten.
Pengolah informasi:
Komputer danpembaca beserta kasir.
Daftar Pustaka.
http://yangmantapajadeh.blogspot.com
http://id.wikipedia.org
http://santiw.staff.gunadarma.ac.id
http://akukha.blogspot.com/2011/09/bab-3-model-sistem-umum-perusahaan.html
Senin, 04 November 2013
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
Pengertian Model
Model sistem umum pada perusahaan adalah dimana adanya
penyerdahanaan objek, ada beberapa jenis model yang digunakan oleh perusahaan.
Kegunaan model itu sendiri yang mempengaruhi perusahaan agar mempermudah
pengertian, komunikasi, dan memperkirakan masa depan. Biasanya model yang
digunakan perusahaan adalah model sistem informasi fisik dan konseptual. Lalu
pada pendekatan sistem adalah sebagai perwujudan manajer dalam pengambilan keputusan
dan memecahkan masalah pada perusahan tersebut.
Berikut ini adalah Jenis – Jenis model :
Jenis-jenis Model
1. Model Fisik
Model yang menggambarkan entity dengan tiga dimensi.
Model ini berukuran lebih kecil dari aslinya. Seperti boneka, mobil-mobilan,
prototype rancangan, dll.
2. Model Naratif
Model yang menjelaskan entity secara tertulis/ lisan.
Model ini digunakan sehari-hari.
Contoh : Penjelasan tertulis komputer, penjelasan
lisan melalui sistem komunikasi.
3. Model Grafis
Model yang mewakili entitynya dengan abstraksi garis,
simbol & bentuk. Biasanya disertai dengan penjelasan naratif.
Co/: laporan-laporan, alat pemecahan / analisis
masalah seperti flowchart, DFD.
4. Model Matematis
Model yang disajikan dalam rumus matematika atau
persamaan
Co/: BEP = TFC / P – C
BEP : Break Event Point, TFC : Total Fixed Cost, P :
Price, C : Cost
Model Sistem Umum
Sistem Fisik
1. Arus Material
2. Arus Personil
3. Arus Mesin
4. Arus Uang
Sistem Konsep
1.Sistem simpul tertutup
Sistem
yang mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.
2.Sistem simpul terbuka
Sistem yang tidak mempunyai simpul feedback &
mekanisme kontrol.
KEGUNAAN MODEL :
1. Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih
sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika
elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
2. Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver
mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang
lain.
3. Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam
menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang
tidak dapat disediakan model-model jenis lain.
PENDEKATAN SISTEM
Manajer terlibat dalam pemecahan masalah untuk pengambilan keputusan yang efektif dan efisien.
Sistem Konseptual adalah suatu sistem pemecahan masalah yang terdiri dari manajer, informasi dan standar. 2 elemen lain masuk dalam proses perubahan masalah menjadi solusi (solusi alternatif dan kendala).
Manajer terlibat dalam pemecahan masalah untuk pengambilan keputusan yang efektif dan efisien.
Sistem Konseptual adalah suatu sistem pemecahan masalah yang terdiri dari manajer, informasi dan standar. 2 elemen lain masuk dalam proses perubahan masalah menjadi solusi (solusi alternatif dan kendala).
TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN
PENDEKATAN SISTEM
1. Usaha Persiapan
1. Usaha Persiapan
- Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
- Mengenal sistem lingkungan.
- Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
2. Usaha
Definisi
- Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
Tujuannya :
mengidentifikasi tingkat sistem tempat persoalan berada.
Penyelesaian Masalah menggunakan metode studi kasus
Langkah-langkah dalam Studi kasus
- Perencanaan
- Pengumpulan data
- Penggunaan dan pengolahan data
- Psintesa dan interpetasi data
- Pmembuat perencanaan pelaksanaan pertolongan
- Pevaluasi dan follow up
Sistem Konsep
1.Sistem simpul tertutup
Sistem yang mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.
2.Sistem simpul terbuka
Sistem yang tidak mempunyai simpul feedback dan mekanisme kontrol.
Penggunaan Model Sistem
Berdasarkan uraian-uraian
sebelumnya telah jelas mengenai bentuk model sistem umum, yang dapat diterapkan
pada jenis-jenis organisasi yang ada pada saat ini, walaupun perlu adanya
beberapa modifikasi. Misalnya penggunaan model sistem umum pada organisasi yang
menghasilkan produk dan jasa.
1. Pasar
Swalayan
Semua sumber daya fisik
mengalir melalui sistem fisik sebuah pasar swalayan. Arus utama adalah
material, yaitu bahan makanan dan barang-barang lain yang dijual. Arus personil
terdiri dari manajer toko, kasir, pegawai gudang, dan orang-orang lain yang
dipekerjakan untuk suatu jangka waktu dan akhirnya berhenti. Sejumlah kecil
mesin digunakan, yaitu alat pembaca bar code di kasir. Terdapat pula
mesin-mesin di belakang layar seperti komputer, kalkulator dan telepon. Alat
lainnya mencakup lemari pendingin, kotak peraga, dan rak-rak untuk menempatkan
barang dagangan yang akan dijual. Arus uang ke pasar swalayan disediakan oleh
para pelanggan, dan arus keluar terutama berbentuk pembayaran kepada para
pemasok, pegawai dan pemilik.Proses transformasi meliputi membuka karton dan
mengatur barang dagangan di rak. Dengan perkataan lain adalah semua kegiatan
yang membuat berbagai produk siap untuk dijual secara mudah dan menarik.
2. Kantor Pengacara
Biasanya
terdiri dari sejumlah kecil kaum profesional yang telah dididik secara khusus
dan disahkan untuk melaksanakan tugas-tugas mereka. Tugas mereka lebih
menekankan aktivitas mental daripada fisik. Arus materialnya sangat sedikit,
terutama berupa perlengkapan pencatatan (misal kertas, dan pensil).
Standar kinerjanya
kemungkinan besar tidak serinci standar di pasar swalayan. Kantor pengacara itu
mungkin tidak berusaha untuk menangani sekian banyak kasus atau memenangkan
sekian persen persidangan. Namun, kita mengasumsikan tujuan pada laba, karena
partner mengerti bahwa laba adalah kunci kelangsungan operasi.
sumber :
http://adiputraggg.wordpress.com/2012/11/04/model-sistem-umum-perusahaan/
http://zaidarrosyid.blogspot.com/2011/11/model-sistem-umum-perusahaan.html
sumber :
http://adiputraggg.wordpress.com/2012/11/04/model-sistem-umum-perusahaan/
http://zaidarrosyid.blogspot.com/2011/11/model-sistem-umum-perusahaan.html
Langganan:
Postingan (Atom)